Jumat, 29 Juli 2011

HOPE



Karena dirimu terlalu indah…

Aku tak sanggup untuk kehilanganmu. Aku tak bisa jauh darimu. Kau terlanjur hadir dalam hidupku dan aku tak mampu menghapusmu. Aku menantimu sangat lama. Dan hampir saja segala penantianku ini terhenti, namun kau tiba-tiba hadir kembali. Seharusnya aku tak terlalu menyayangimu. Aku tak ingin terluka. Aku hanya ingin bahagia.

Karena dirimu yang kuimpikan…

Mengapa semua ini melukaiku. Aku tak ingin menangis. Aku hanya ingin merasakan senyuman itu makin nyata di bibirku. Sungguh, aku tak sanggup untuk menghapus mimpiku tentangmu. Mengapa aku harus berduka sendiri. Tak bisakah kau rasakan kerinduanku. Aku telah jatuh hati padamu.

Karena dirimu memberi harapan…

Disaat tangisku menusuk hati. Kekosongan dan kehampaan kerap melukaiku. Kau berikan seuntai senyum dalam kehidupanku. Kau berikan secerah harapan yang redup. Kau membuatku bahagia. Saat itu kupikir ini sudah jalan Tuhan mempertemukan kita. Menaungi hati kita untuk menyatu.

Karena aku ingin bersamamu…
Mengapa kau makin menjauh. Aku tak mampu tanpamu. Dirimu terlanjur kusayangi. Dirimu terlanjur hadir untuk membuatku bahagia. Mengapa kini kau melukaiku. Tak cukup tuluskah rasa kasihku ini. Aku sangat membutuhkanmu.

Ya Rabb, mengapa semua ini begitu berat bagiku…
Bukankah setiap makhluk-Mu diciptakan berpasang-pasangan. Lalu di mana jodohku?
Aku sangat membutuhkan lelaki sholeh itu untuk mendampingiku dunia akhirat.
Aku sangat membutuhkan kehangatan sebuah keluarga dengan putra-putri sholeh-sholehah.
Aku sangat membutuhkan rasa menjadi isteri dan ibu yang mulia.
Ya Rabb, mudahkanlah langkahku…
Berikan jodoh terbaik dari-Mu.
Pilihkan makhluk terindah hatinya untuk mencintaiku.
Kirimkan lelaki tangguh yang sanggup bersamaku.
Ya Rabb, hanya pada-Mu aku berteduh.
Hanya kepada-Mu segala kekuatan dan kelemahanku bertumpu.
Kabulkanlah doa hamba ini.
Amin ya rabbal alamin

Kucoba bangkitkan diri dengan sepercik harapan yang tersisa.

Tangerang, 18 Juli 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar