Kutulis, lalu kuhapus lagi
Kutulis dan kuhapus lagi
Meski nama itu begitu lekat dalam kehidupanku
Meskipun terkadang dirinya hadir dalam mimpiku
Lalu benar-benar muncul di dunia nyataku
Jantungku berdetak kencang ketika melewatinya
Seolah rasa itu masih ada
Dan rasa itu terus bergejolak ketika ada dirinya
Lalu dirinya menyapaku begitu saja
Diiringi senyum menawan yang selalu membuatku terpaku
Membuat sang waktu seolah berhenti begitu saja
Lalu menyadarkanku, takkan pernah ada cinta
Antara aku dan
dirinya
Kutulis, lalu kuhapus lagi
Kutulis dan kuhapus lagi
Aku tak sanggup lagi bertemu dengannya
Bahkan hanya sekedar menulis namanya
Kutulis…
Dan kuhapus lagi
Kuhapus nama dan bayangannya dari kehidupanku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar