Ini kali kedua aku bertemu dengan lelaki itu, walaupun lima tahun sudah kami
tinggal di satu komplek perumahan. Seperti biasa dia duluan yang menyapaku. Masih
aku ingat pertama kali kami bertemu adalah saat anak pertamaku berusia satu
tahunan. Momennya seusai sholat idul adha. Dan kali ini kami bertemu di masjid
yang sama seusai sholat magrib.
Aku bertanya bagaimana kabarnya? Masih kah bekerja di kantor
yang sama dan sudahkan dia menikah? Jawabannya masih sama seperti pertama kali
bertemu sekitar tiga tahun yang lalu. Aih,,,, menurutku dia bukanlah lelaki
yang bisa dipandang sebelah mata. Agamanya oke karena ternyata dia sering
berjamaah di masjid, pekerjaaanya pun lumayan, apalagi sering bepergian ke luar
negeri. Sikapnya pun santun.
Sempat terbesit untuk mencomblangkan dirinya dengan teman di
kantor tapi sekali lagi aku ragu. Aku ragu kalau teman sekantorku sudah punya
calon suami atau belum. Tapi kurasa lelaki ini belum menemukan bidadarinya. Semoga
Allah memudahkan dirinya bertemu dengan jodoh yang sholehah.
Dulu…. Lima tahun yang lalu aku ingin bertemu dengannya
karena ternyata rumahnya di depan komplek perumahanku. Karena kesibukan
jadwalnya, aku tidak bisa bertemu dengannya. Dan aku kemudian bertemu suamiku
ini. Mungkin saat ini juga dirinya masih disibukkan dengan pekerjaannya
sehingga di usia 32 tahun dirinya belum menikah.
Sempat suami bertanya tentang dirinya. Aku katakana kalau
lelaki itu kakak kelasku saat kuliah. Angkatan tahun 2002, kelahiran tahun
1984. Dan suamiku minder karena dia
ternyata lebih tua. Haha
Teruntuk Mas Rachmad doaku terbaik untukmu. Semoga dirimu
mendapat jodoh yang terbaik menurut Allah. aamiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar