Senin, 06 Mei 2013

Ketika Cinta Menemukan Cinta



Kasih sayang itu titi
Kasih sayang penghubung hati
Kasih sayang itu tali
Kasih sayang pengikat diri
Dari kasih timbul simpati
Dengan sayang ada persaudaraan
Kerana kasih ingin berbakti
Saling sayang ma'af mema'afkan
Kasih sayang itu baja
Kasih sayang penyubur jiwa
Kasih sayang itu penawar
Penguat cinta penghapus duka
Kasih manusia sering bermusim
Sayang manusia tiada abadi
Kasih Tuhan tiada bertepi
Sayang Tuhan janji-Nya pasti
Tanpa kasih sayang Tuhan
Tiada simpati tiada persaudaraan
Tanpa kasih sayang Tuhan
Tiada bakti tiada kema'afan
Kasih sayang pada semua
Kasih sayang sesama kita
Kasih sayang oooo dunia
Smoga selamat di Akhirat sana

Lirik Lagu “Kasih Sayang “ yang dibawakan oleh Raihan terdengar syahdu.

Tak ada yang dapat menghalangi cinta menemukan jalannya. Seperti hari ini aku mendengar kisah menakjubkan dari seorang teman ngaji. Insya Allah tanggal 4 Juni 2013 dia melangsungkan pernikahan. Padahal beberapa bulan lalu dia galau tentang jodohnya. Bagaimana bisa secepat ini kabar pernikahan terdengar???

Dimulai saat mendengarkan kisahku dan suami, rupanya wanita bernama Reni ini pun mencoba cara yang sama seerti saat aku mencari jodohku. Saat harapan tipis yang melanda, tak ada penolong selain Allah. Maka aku hanya bisa menyarankan banyak-banyak mendekatkan diri ke Allah. Saat sedang sedih mendengar pertanyaan orang, “Kapan menikah?” sementara tak ada seorangpun yang terlihat berminat hidup bersama kita, saat itulah waktu yang tepat untuk menjadi muslimah seutuhnya. Bacaan Al Qur’an menjadi menu wajib tiap hari. Satu juz Al Qur’an, sholat tahajud, sholat istikharah, sholat dhuha menjadi menu wajib tiap hari. Ditambah dengan puasa senin kamis, shadaqah, perdalam ilmu agama menjadi syarat wajib yang tak boleh terlewatkan.

Reni, wanita kelahiran tahun 1987 pun rupanya mendengar dengan seksama ceritaku. Hingga akhirnya dia menemukan jodohnya. Seorang pria alim yang bekerja di Hyundai, Jakarta. Mereka bertemu di forum resmi bernama ta’aruf. Hanya sekali bertemu dan akhirnya ada kesepakan untuk membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah.

Semoga ridho Allah selalu tercurahkan bagi hamba-Nya yang selalu mengagungkannya. Semoga Allah selalu memberikan rahmat hingga menjadikan kami keluarga yang islami. Aamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar