Rabu, 25 Januari 2012

BUNDA



Bunda
Saat aku terlelap, yang terbayang adalah parasmu
Keresahan hati yang kurasakan
Tangisku ini
Karena hati ini mampu merasakanmu

Bunda
Ingin hati memelukmu, menenangkanmu
Namun aku hanya mampu berdoa untukmu
Hanya Allah yang mampu memberikan pertolongan
Hanya kepada Allah kuserahkan segala urusan

Bunda
Sekali lagi kau minta untuk kuhapus airmataku
Namun kepedihan ini masih merenggutku
Membawa segenap mimpiku
Dan aku hampir menyerah

Bunda
Kau selalu yakinkan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya
Kau yang membuatku bertahan
Meskipun cobaan yang melandamu berat
Selalu saja kau hadapi dengan iman dan ikhlas

Bunda
Izinkan aku menangis kali ini
Sungguh sebenarnya aku sangat merindukanmu
Ingin selalu melihatmu bahagia

Bunda
Doaku semoga Allah menghapus segala kepedihanmu
Semoga Allah kelak memberikan jalan terbaik bagi kita

Bunda
I love you

Seuntai Rindu Untuk Arjuna


Harus berapa lama lagi aku menunggu kehadiranmu, cinta sejatiku. Sementara cinta fana yang selama ini hadir menyesakkan diriku, membawaku dalam duka tak menentu. Aku masih menitikkan airmata ketika semua harus berakhir. Berulangkali kegagalan yang aku alami membuatku takut melangkah. Bagaimanapun juga aku hanya seorang wanita yang juga inginkan cinta.

Ya Allah, apa yang mestinya kulakukan. Aku tak bisa berdiam diri begitu saja sementara hatiku terus menangis. Aku ingin berlari jauh tanpa lagi peduli apa yang tengah ada di sekitarku. Aku ingin teriakkan kecewa dan rasa kesalku. Aku inginkan bahagia.

Ya Allah, hanya padaMu aku meminta pertolongan. Di pintu-Mu aku mengetuk. Illahi syafarat yadayya fatrubhuma

Arjunaku, di mana dirimu
Sadarkah bahwa aku di sini menantikanmu
Terlalu sering kepedihan cinta fana menghampiriku
Memberikan harapan lalu menghempaskanku
Ini menyakitkanku

Arjunaku, ingin sekali kugenggam tanganmu
Meyakinkanmu bahwa aku akan selalu ada untukmu
Memelukmu kalau kau terluka
Menghapuskan kepedihan dan kesepianmu

Arjunaku, hati ini terus menantimu
Rinduku akan kedatangan cintamu
Cinta yang suci atas nama Allah

Arjunaku, kumohon datang dan sambutlah diriku
Memang terlalu banyak kelemahan yang kumiliki
Memang terlalu banyak kekuranganku
Bagaimanapun aku hanya wanita biasa
Sekalipun mereka sering menatapku dengan decak kagum

Aku tak ingin menangis, Arjunaku
Aku tak ingin larut dalam kepedihan tak berujung
Aku ingin bahagia bersamamu
Mengarungi hari dengan kesabaran dan ketaqwaan
Aku sangat mencintaimu

Arjunaku, segenap kerinduan ini tertuju padamu
Semoga Allah mempertemukan kita di jalan cintaNya
Hingga tidak ada kepedihan dan airmata

Arjunaku, I do love you

Selasa, 24 Januari 2012

Cerita tentang Keputrian Ash Shaff


Aku masih tidak menyangka, bahwa aku yang terkenal tomboy saat masa sekolah menjadi sosok yang alim saat menepuh kuliah. Semua tak lain karena satu lembaga yang dengan setia menemaniku, Ash Shaff. Awalnya aku hanya berusaha menepati janjiku kepada ibunda tercinta bahwa aku tidak akan pulang kuliah sampai larut malam. Berada di jurusan Teknik Mesin yang mayoritas kaum Adam tentunya akan sulit mengubah kebiasaan praktikum sampai dini hari.

Dari lembaga Ash Shaff ini aku berlindung. Dengan mengatasnamakan akhwat, tentunya aku bisa leluasa untuk bolos praktikum jika malam sudah tiba. Jangankan sekedar mengambil data praktikum, kuliah saja jika sudah melewati jam tujuh malam aku absen.

Sebagai angkatan pertama PMDK Keputrian tahun 2004, mestinya aku tak berbangga hati. Baru tahun inilah jumlah mahasiswi 24 dari 146 total mahasiswa baru teknik Mesin ITS. Merasa bahwa ‘salah tempat’ adalah hal yang lumrah. Belum lagi ketika para kaum Adam yang memandang kami sebelah mata. Namun inilah cikal bakal berdirinya Keputrian Ash Shaff.

Selama ini anggota Ash Shaff hanya terdiri atas ikhwan. Setelah tahun 2004 muncullah para akhwat dengan segala idealismenya. Mereka adalah Rani Kartika Nuri (Blitar), Farida Rahmawati Purnadiana (Jombang), Ade Irma Yunita (Krian) dan aku, Eka Sulistiyowati (Surabaya). Benar-benar tak ada satupun dari nama kami yang bernada islam. Namun kamilah wanita pertama yang membawa nama Keputrian Ash Shaff di kancah JMMI (Jamaah Masjid Manarul Ilmi), kajian jurusan kampus ITS.

Sungguh bukan perjuangan yang mudah. Kami menyusun program tahunan dari ekspansi ke keputrian jurusan lain yang sudah existing. Suatu pengalaman luar biasa yang aku rasakan. Saat itu kami mengangkat Rani Kartika Nuri sebagai Ketua Keputrian Ash Shaff periode 2005-2006. Masih aku ingat berdirinya lembaga Keputrian ini sekitar Mei 2005. Dengan berbekal ilmu seadanya kami berjalan mengembangkan sayap keputrian.

Hal yang menarik pada program kami adalah lomba masak muslimah. Semoga hingga saat aku menulis ini program ini masih ada. Sungguh suatu hal yang menarik, karena diantara kami tidak ada yang pandai memasak. Program-program yang kami rancang tentunya untuk menyambut kedatangan mahasiswi baru angkatan 2005. Jadi yang harus mengikuti lomba masaka adalah mereka. kami berempat menjadi juri dalam perlombaan tersebut.

Banyak juga program lain seperti riyadhoh dan kajian antar jurusan. Biasanya tiap sebulan sekali antara jurusan Teknik Mesin, Teknik Fisika dan Teknik Elektro mengadakan kajian bersama. Merasakan indahnya ukhuwah, dan merasakan betapa beratnya kuliah di kampus yang mayoritas kaum Adam. Tentu saja pembicara kajian didatangkan dari jurusan lain, biasanya kami memanggil pembicara mahasiswi MIPA, bukan mahasiswi teknik. Disamping lebih santun, ilmu mereka juga lebih banyak.

Ketua Keputrian periode tahun 2006-2007 jatuh di tanganku. Sungguh hal yang diluar perkiraanku jika mereka mempercayai amanah sebesar itu. Jika seorang Rani terkenal sangat santun, aku tipenya terkenal sangat keras dan sulit diatur. Namun justru inilah yang mengubahku. Akhirnya aku menjadi pribadi yang luar biasa sopan dengan busana islami. Aku tidak pernah memakai celana panjang, melainkan memakai rok. Dan pembicaraanku dengan kaun Adam menjadi terbatas. Aku tentunya harus menjaga sikap dan memberi contoh yang terbaik untuk adik-adik kelasku.

Karena dari kecil aku tak pernah memiliki hubungan khusus dengan laki-laki tentunya hal yang dinamakan pacaran sangat mudah aku hindari. Mereka pun menatapku santun. Gambaran tentang wanita tomboy yang main bola di kelas saat SMA pun hilang begitu saja. Gambaran tentang wanita yang disekitarnya dikelilingi pria pun lenyap. Aku benar-benar menjadi pribadi yang baru.

Sekarang, saat aku menulis cerita ini ketiga kawan seperjuanganku sudah menikah. Jika saat mengaji dulu aku paling anti dengan ta’aruf kali ini aku mencoba untuk menjalaninya. Mungkin saat ini adalah teguran keras Allah terhadap sikapku. Aku menjalani hubungan tanpa status dengan seorang yang aku percaya, namun kenyataannya itu membuang waktuku selama setahun. Dia pergi begitu saja dan lebih memilih wanita yang mau diajaknya ngedate.

Ini sudah delapan tahun sejak aku benar-benar mengenal islam. Saat aku menggunakan busana muslimah di tiap harinya. Namun tiga tahun belakangan ini memang aku bukanlah sosok kalem dengan segala atribut akhwat. Pekerjaanku yang mengharuskan aku bergaul dengan banyak pria mambuatku jarang memakai rok dan lebih sering berkata dengan suara keras.

Aku benar-benar iri melihat teman-temanku berkeluarga dan menimang bayi mereka. bahkan sekarang aku baru saja mulai meniatkan diri ta’aruf. Aku berharap Allah memudahkan jalanku ini. Sebab, sungguh hati dan pikiranku selama ini sangat kacau. Mungkin harus ada yang aku tangani selain pekerjaan yang membosankan. Keadaanku yang jauh dari orangtua memeperparah emosiku. Kini, aku hanya mampu berserah atas keputusan Allah.

Rani, Farida dan Ade, semoga aku segera menyusul kalian untuk mengikatkan diri pada pernikahan yang islami. Semoga Allah menganugerahkan lelaki sholeh sebagai imam bagiku dunia dan akhirat. Amin.

Sudah lama aku tidak lagi mengetahui kabar dari Keputrian Ash Shaff. Sudah lama aku tidak berkunjung ke tempat kuliah dulu. Rasanya rindu bercampur malu yang aku alami. Semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untukku, hingga aku tak lagi terbenam dalam kesedihan tak terbatas. Allah tentu tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya. Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Semoga Allah meridhoiku untuk menjadi seorang isteri dan seorang ibu. Aku sangat merindukan kehangatan sebuah keluarga di tengah kesendirianku kini.

Ya Allah…hanya pada-Mu segalanya ini dikembalikan. Kabulkanlah doaku….
Amin Yaa Rabb …

Selasa, 17 Januari 2012

Apa yang Semestinya Terjadi


Harus bagaimana lagi ???

Mengapa ketakutan menyerangku, hingga ragu menapaki hidup
Sampai sejauh itukah diriku, bahkan kini jauh dari-Nya

Ya Allah, apa yang tengah Kau rencanakan untukku
Jika Kau inginkan aku bersabar, maka aku belum sanggup
Jika Kau inginkan aku ikhlas, maka hatiku belum mampu

Ya Allah, ini sungguh ketakutan yang luar biasa
Tak pernah terbayang olehku segala peristiwa ini terjadi
Terasa begitu lemah diri ini

Harus bagaimana lagi ???

Terkadang aku mencoba untuk menegarkan diri
Namun masih terasa menyesakkan
Apakah ini berarti aku kurang bersyukur
Apakah ini berarti aku bukan orang yang bersabar

Ya Allah, tunjukkanlah jalan terbaik untukku
Hingga aku mampu melangkah jauh dari jalan-Mu

Ya Allah, hanya pada-Mu aku bersujud
Hanya pada-Mu aku serahkan segala urusan
Mudahkanlah ikhtiar hamba ini
Amin yaa Rabb

Senin, 16 Januari 2012

Wanita Idaman Lelaki Shalih


Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang hatinya disalut taqwa kepada ALLAH,
yang jiwanya penuh penghayatan trhadap Islam,
yang sentiasa dahaga dengan ilmu,
yang sentiasa haus dengan pahala,yang solatnya maruah dirinya,
yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
yang tidak pernah gentar melawan nafsu,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang menjaga tutur katanya,
yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang dermawan ,
yang mempunyai ramai teman,
dan tidak mempunyai musuh bersifat syaitan,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
wanita yang menghormati ibunya,
yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tuanya dan keluarga,
yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
yang sabar mendidik suami dan anak-anak mendalami agama,
yang mengamalkan hidup penuh sederhana,
kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang sentiasa bersedia untuk menjadi insan yang hakiki,
yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan sunnah nabi,
yang boleh diajak berbicara dan berdiskusi,
yang menjaga matanya dari pandangan duniawi,
yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Ya Rabbi,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang tidak pernah membazirkan waktu,
matanya kepenatan kerana penat menimba ilmu,
suaranya lesu kerana lidahnya tak henti memuji dan mengingatiMU,
tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
bangunnya Subuh penuh penghayatan,
kerana sehari lagi usianya bertambah penuh keinsafan,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang sentiasa mengingati mati,
yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga,
agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang sempurna,
meneruskan perjuangan Islam sebelum tibanya Kiamat,

Wanita idaman lelaki shalih ialah,
yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
kerana dia mengimpikan syurga,
di situlah mahligai impiannya,
dialah WANITA IDAMAN LELAKI seadanya

Sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah ...

Salam untuk Sayang


Takkan lelah hatiku menantikanmu
Takkan lelah diriku menemukanmu
Meski aku tak tahu apa yang Allah tuliskan untukku
Bukankah sebagai manusia wajib untuk ikhtiar ???

Sayang, apakah kau merasa ketika aku menangis merindukanmu ???
Sayang, apakah kau peduli akan kesendirianku di sini ???
Sayang, aku benar-benar inginkanmu di sini

Tekanan ini membelengguku, membuatku jatuh pada lubang nan jauh
Lelah hati menantikanmu
Terkadang emosiku tak terbendung, dan tangisku kembali
Menyesakkan jiwa

Sayang, di mana dirimu sekarang ???
Mengertikah dirimu bahwa aku selalu mendoakanmu
Agar Allah menjauhkanmu dari zina dan fitnah

Sayang, tiap hari aku memikirkanmu
Apakah pernah terlintas di pikiranmu untuk menjemputku ???
Di sini terlalu sepi, sayang

Tiap sujud di tengah malam, tangisku memecah kesunyian
Sungguh, aku sangat berharap Allah mengirimkanmu untukku
Untaian airmata yang terus mengalir di tiap hariku
Dan keyakinan hati pada Allah

Sayang, semoga Allah segera mempertemukan kita
Aku tak ingin jauh darimu
Aku ingin bersamamu

Sayang, kunantikan kehadiranmu di Ridha Allah
Kuyakin Allah selalu melindungikmu, seperti Allah melindungiku
Kuyakin engkau adalah mujahid Allah yang tangguh

Sayang, salam cinta dan rindu padamu
I do love you my husband ….

Rinduku


Ya Allah, aku sangat merindukannya …
Aku sangat merindukan suami tercintaku

Siapakah dirimu, sayang ???
Apakah hatiku bisa luluh kepadamu ???
Ataukah kerasnya hatiku membuatmu ragu ???


Aku bukanlah sosok cantik yang mereka perebutkan
Namun aku yakin kebahagiaan itu milik semua insan
Bahkan insan yang banyak kekurangan sepertiku

Semua tatap melihatku tangguh
Apa yang mereka pikirkan
Terasa menyesakkan jiwa
Aku bukanlah seperti apa yang mereka pikirkan

Ya Allah, hanya pada-Mu aku berteduh
Mencoba menenangkan hatiku dengan segenap usaha
Sungguh diri ini begitu lemah

Ya Allah, terkadang hati ini berputus asa
Meski rahmat-Mu tak pernah terputus dariku
Sunguh, diri ini begitu rentan

Ya Allah, apa yang semestinya kulakukan???
Tak ingin ini menyakiti dan membuatku menangis
Aku sangat menantikan kehadirannya


Siapakah dirimu, sayang ???
Apakah hatiku bisa luluh kepadamu ???
Ataukah kini kau tengah menatapku ???